Tampilkan postingan dengan label Humor Umum. Tampilkan semua postingan
Di Wawancara Waktu Melamar Kerja
Bejo melamar kerja pada suatu perusahaan yang cukup besar dan bonafide. Karena kualifikasi Bejo dilihat dari CV-nya memenuhi syarat, maka Bejo-pun di panggil untuk wawancara. Dan pada suatu hari, tibalah Bejo di wawancara seorang HRD yang dari nametag-nya tertulis nama Panjul.
Panjul: "Siapa nama saudara ?"
Bejo: "Bejo, pak."
Panjul: "Oke saudara Bejo, Coba ceritakan tentang keluarga saudara !!"
Bejo: "Saya 2 bersaudara, adik saya masih kuliah di Jogya. Orang Tua saya tinggal di Surabaya. Kakek dan nenek dari Bapak tinggal di Solo. Kakek dan nenek dari Ibu tinggal di Semarang. Paman dan Pakde semua tinggal di Tegal."
Panjul: "Apakan saudara dapat berbahasa inggris ?"
Bejo: "Yes, sir... "
Panjul: "Now tell me about your family in English !!"
Bejor: "Sorry sir... I don’t have family in English, they’re all living in Indonesia !"
Panjul : $$$###????!!&&&???
Panjul: "Siapa nama saudara ?"
Bejo: "Bejo, pak."
Panjul: "Oke saudara Bejo, Coba ceritakan tentang keluarga saudara !!"
Bejo: "Saya 2 bersaudara, adik saya masih kuliah di Jogya. Orang Tua saya tinggal di Surabaya. Kakek dan nenek dari Bapak tinggal di Solo. Kakek dan nenek dari Ibu tinggal di Semarang. Paman dan Pakde semua tinggal di Tegal."
Panjul: "Apakan saudara dapat berbahasa inggris ?"
Bejo: "Yes, sir... "
Panjul: "Now tell me about your family in English !!"
Bejor: "Sorry sir... I don’t have family in English, they’re all living in Indonesia !"
Panjul : $$$###????!!&&&???
Rabu, 24 September 2014
Posted by Gudang Humor
CINTA ITU IDENTIK DENGAN KENTUT
CINTA itu identik dengan KENTUT, Keduanya nggak bisa disembunyikan.
Cinta dan kentut nggak bisa ditahan, keduanya bisa menjadi lega bila terlaksana.
CINTA tertahan = Sengsara.
KENTUT ditahan = Menderita deh luuu.
Kalo cinta dan kentut keras bersuara, tentu perasaan kita lega.
CINTA terkesan malu2 tp mau.
KENTUT bikin malu2in baunya.
Cinta tanpa rasa, bukan CINTA namanya.
Kentut tak berbau, bukan KENTUT namanya.
Cinta itu rapuh dan kentut itu bau.
Cinta itu halus dan kentut itu virus.
Cinta diam2 membuat orang mabuk kepayang.
Kentut diam2 membuat orang mabuk kepalang.
Cinta dan kentut membuat orang kesal.
Cinta dan kentut membuat orang senang.
Cinta bagi kebanyakan orang muda... "Ahhh, cinta monyet...!"
Kentut didepan banyak orang... "Sialan, monyet lu...!"
Cinta dan kentut sama2 sering dicari.
•• Kalo udah cinta: "Dimana engkau duhai kekasih?"
•• Kalo udh kentut: "Siapa nih yang kentut? Hayoo, ngaku gak...?!!!"
Kalo cinta udah gak bisa kentut, apa masih indah terasa?
Kalo kentut tanpa rasa cinta (Hmmm...emang ada???)
Cinta berlebih membuat orang terbuai.
Kentut berlebih membuat orang terkulai.
CINTA menyatukan persepsi.
KENTUT menyatukan emosi.
Cinta dan kentut nggak bisa ditahan, keduanya bisa menjadi lega bila terlaksana.
CINTA tertahan = Sengsara.
KENTUT ditahan = Menderita deh luuu.
Kalo cinta dan kentut keras bersuara, tentu perasaan kita lega.
CINTA terkesan malu2 tp mau.
KENTUT bikin malu2in baunya.
Cinta tanpa rasa, bukan CINTA namanya.
Kentut tak berbau, bukan KENTUT namanya.
Cinta itu rapuh dan kentut itu bau.
Cinta itu halus dan kentut itu virus.
Cinta diam2 membuat orang mabuk kepayang.
Kentut diam2 membuat orang mabuk kepalang.
Cinta dan kentut membuat orang kesal.
Cinta dan kentut membuat orang senang.
Cinta bagi kebanyakan orang muda... "Ahhh, cinta monyet...!"
Kentut didepan banyak orang... "Sialan, monyet lu...!"
Cinta dan kentut sama2 sering dicari.
•• Kalo udah cinta: "Dimana engkau duhai kekasih?"
•• Kalo udh kentut: "Siapa nih yang kentut? Hayoo, ngaku gak...?!!!"
Kalo cinta udah gak bisa kentut, apa masih indah terasa?
Kalo kentut tanpa rasa cinta (Hmmm...emang ada???)
Cinta berlebih membuat orang terbuai.
Kentut berlebih membuat orang terkulai.
CINTA menyatukan persepsi.
KENTUT menyatukan emosi.
Cara Naik Angkot Gratis...
Teman-teman seorang angkoters ? Yang kemana-mana selalu naik angkot karena gak ada kendaraan seperti motor atau lainnya ? Ini sebagai sesama angkoters, Admin Gudang Humor membagikan Tips Cara Naik Angkot Gratis.
Apa aja tipsnya ? Ini dia, silahkan disimak...
1. Bilang "belakang bang"
Pas turun, bilang "yang bayar belakang bang", artinya ongkosnya udah ditanggung sama orang yang ada di dalam angkot. Sebelum melakukan ini, pastiin kamu bukan penumpang terakhir yang turun.
2. Siapin uang pecahan besar.
Keluarin uang 100ribuan, terus jangan berhenti di tempat yang memungkinkan untuk nukerin uang, berhenti di kebon kosong misalnya.
3. Berhenti tepat di gang yang jalannya berliku
Pas kamu turun langsung kabur ke gang, pastiin sopirnya gak bisa ngejar. Kalau perlu, ngumpet di rumah orang.
*) hanya lelucon jangan ditiru!!!
Apa aja tipsnya ? Ini dia, silahkan disimak...
1. Bilang "belakang bang"
Pas turun, bilang "yang bayar belakang bang", artinya ongkosnya udah ditanggung sama orang yang ada di dalam angkot. Sebelum melakukan ini, pastiin kamu bukan penumpang terakhir yang turun.
2. Siapin uang pecahan besar.
Keluarin uang 100ribuan, terus jangan berhenti di tempat yang memungkinkan untuk nukerin uang, berhenti di kebon kosong misalnya.
3. Berhenti tepat di gang yang jalannya berliku
Pas kamu turun langsung kabur ke gang, pastiin sopirnya gak bisa ngejar. Kalau perlu, ngumpet di rumah orang.
*) hanya lelucon jangan ditiru!!!
Senin, 22 September 2014
Posted by Gudang Humor
Tragedi Saat Main Golf
Cecilia dan beberapa temannya yang terdiri dari gadis-gadis cantik bermain golf di suatu Sabtu pagi yang cerah. Cecilia yang pertama memukul bola dan menyaksikan dengan ngeri saat bolanya langsung menuju ke arah Bejo dan ketiga rekannya yang sedang bermain di lubang berikutnya.
Ya memang, bola golf tersebut membentur Bejo, yang langsung menggenggam kedua tangannya di selangkangan, dan jatuh ke tanah serta terus berguling-guling kesakitan. Cecilia bergegas menuju Bejo dan segera mulai meminta maaf.
Lalu Cecilia berkata, "Perkenankan saya untuk membantu. Saya seorang terapis fisik dan saya tahu saya bisa mengurangi rasa sakit Anda bila Anda mengizinkan."
"Ummph, tidak, tidak, aku akan baik-baik saja... aku akan baik-baik saja dalam beberapa menit," jawab Bejo terengah-engah sambil tetap dalam posisi meringkuk dan masih menggenggam tangannya di selangkangannya.
Tapi karena merasa bersalah, Cecilia tetap bersikukuh, dan akhirnya Bejo mengijinkan untuk membantunya. Dengan lembut Cecilia memegang tangan Bejo menjauh dari selangkangan meletakkannya ke samping, Cecilia melonggarkan celana Bejo, dan lalu memasukkan tangannya ke dalam celana. Cecilia mulai memijatnya.
Cecilia kemudian bertanya, "Bagaimana rasanya?"
Bejo menjawab, "Rasanya menyenangkan, tapi ini ibu jari saya masih sakit sekali."
Ya memang, bola golf tersebut membentur Bejo, yang langsung menggenggam kedua tangannya di selangkangan, dan jatuh ke tanah serta terus berguling-guling kesakitan. Cecilia bergegas menuju Bejo dan segera mulai meminta maaf.
Lalu Cecilia berkata, "Perkenankan saya untuk membantu. Saya seorang terapis fisik dan saya tahu saya bisa mengurangi rasa sakit Anda bila Anda mengizinkan."
"Ummph, tidak, tidak, aku akan baik-baik saja... aku akan baik-baik saja dalam beberapa menit," jawab Bejo terengah-engah sambil tetap dalam posisi meringkuk dan masih menggenggam tangannya di selangkangannya.
Tapi karena merasa bersalah, Cecilia tetap bersikukuh, dan akhirnya Bejo mengijinkan untuk membantunya. Dengan lembut Cecilia memegang tangan Bejo menjauh dari selangkangan meletakkannya ke samping, Cecilia melonggarkan celana Bejo, dan lalu memasukkan tangannya ke dalam celana. Cecilia mulai memijatnya.
Cecilia kemudian bertanya, "Bagaimana rasanya?"
Bejo menjawab, "Rasanya menyenangkan, tapi ini ibu jari saya masih sakit sekali."
Kondom Terbang
Suatu malam Bejo baru saja pulang kerja dan lewat di depan rumah tetangganya ketika tiba-tiba saja sebuah kondom bekas melayang di depan mukanya. Dengan rasa marah campur malu, Bejo melihat kebalkon rumah tersebut dan segera mengetuk pintunya.
Setelah beberapa kali mengetuk pintu, keluarlah seorang laki-laki tua bernama Panjul. Bejo terlibat pembicaraan dengan Pak Panjul.
Bejo : "Pak Panjul, siapa yang sedang berada di ruangan atas rumah Bapak?"
Pak Panjul : "Saya rasa itu bukan urusan Anda sdr. Bejo, tapi karena Anda sangat ingin tahu yang berada di atas adalah anak lelaki dan menantu Saya. Sekarang apa mau Anda?"
"Saya cuma mau bilang kalau, calon cucu Anda baru saja terlempar dari balkon Anda dan Saya ingin mengembalikannya," jawab Bejo tenang sambil memberikan kondom bekas tersebut kepada Pak Panjul.
Setelah beberapa kali mengetuk pintu, keluarlah seorang laki-laki tua bernama Panjul. Bejo terlibat pembicaraan dengan Pak Panjul.
Bejo : "Pak Panjul, siapa yang sedang berada di ruangan atas rumah Bapak?"
Pak Panjul : "Saya rasa itu bukan urusan Anda sdr. Bejo, tapi karena Anda sangat ingin tahu yang berada di atas adalah anak lelaki dan menantu Saya. Sekarang apa mau Anda?"
"Saya cuma mau bilang kalau, calon cucu Anda baru saja terlempar dari balkon Anda dan Saya ingin mengembalikannya," jawab Bejo tenang sambil memberikan kondom bekas tersebut kepada Pak Panjul.
Dukun yang Sok Pinter
Panjul adalah seorang dukun yang sangat terkenal dikampungnya. Dia terkenal sebagai orang pinter yang sakti mandraguna. Suatu hari Bejo yang penasaran dengan kepintaran si dukun Panjul berniat untuk ngetes kesaktian dukun yg terkenal pinter di desanya itu. Maka Bejo-pun datanglah ke tempat dukun Panjul dan...
Bejo : "Kalo anda emang sakti, coba tebak, burung di tangan saya masih idup apa sudah mati ???"
Dukun Panjul : "halllahhh... kamu masih bocah sudah mau ngejebak saya, saya tahu kalau saya bilang hidup, kamu akan meremas burung itu sampai mati, kalau saya bilang mati, kamu akan melepaskan burung itu agar terbang, iya kan ??"
Bejo : "Hahahaha... ternyata kabar yang beredar selama ini, kalau anda adalah orang paling sakti di desa ini salah besar.. !!!"
Dukun Panjul : "Salah besar gimana ??? lha ! knapa? bukankah jawaban saya masuk akal ??".
Bejo : "Jawaban anda masuk akal, tetapi anda tetap salah karena ditangan saya bukan burung, tapi hamster... hahahahahahaha..."
Dukun Panjul : ?????%%%$$$###&&&&
Bejo : "Kalo anda emang sakti, coba tebak, burung di tangan saya masih idup apa sudah mati ???"
Dukun Panjul : "halllahhh... kamu masih bocah sudah mau ngejebak saya, saya tahu kalau saya bilang hidup, kamu akan meremas burung itu sampai mati, kalau saya bilang mati, kamu akan melepaskan burung itu agar terbang, iya kan ??"
Bejo : "Hahahaha... ternyata kabar yang beredar selama ini, kalau anda adalah orang paling sakti di desa ini salah besar.. !!!"
Dukun Panjul : "Salah besar gimana ??? lha ! knapa? bukankah jawaban saya masuk akal ??".
Bejo : "Jawaban anda masuk akal, tetapi anda tetap salah karena ditangan saya bukan burung, tapi hamster... hahahahahahaha..."
Dukun Panjul : ?????%%%$$$###&&&&
Tes Sperma
Kakek Panjul, seorang kakek yang sudah berumur 75 tahun dateng ke dokter Bejo, langganannya untuk menghitung jumlah spermanya untuk mengetahui tingkat kesuburannya. Lalu si dokter Bejo ngasih sebuah botol kecil sambil bilang "Bawa botol ini kerumah, besok kembali lagi sambil bawa contoh spermanya ya kek".
Keesokan harinya kakek Panjul balik lagi ke tempat praktek dokter Bejo sambil memberikan botol kecil pengasih si dokter. Dokter Bejo heran ngeliat botolnya yang masih bersih dan kosong, lalu ditanyalah Kakek Panjulnya "kenapa kek kok kosong?"
Si kakek Panjul menjelaskan "Ya mau gimana lagi dok, saya udah coba pake tangan kanan saya, tangan kiri saya tapi tetep susah, lalu saya minta bantuan istri saya, istri saya coba pake tangannya terus pake mulutnya tetep susah juga, bahkan saya manggil tetangga saya si cecilia yang masih ABG tapi tetep aja susah"
Dengan kagetnya dokter Bejo bertanya lagi, "kakek manggil tetangga kakek yg masih ABG ???"
kakek Panjul-pun menjawab "Iya dok tapi tetep sekeras apapun kami mencobanya, kami tidak bisa membuka tutup botolnya, jadi ya masih kosong dok..."
Keesokan harinya kakek Panjul balik lagi ke tempat praktek dokter Bejo sambil memberikan botol kecil pengasih si dokter. Dokter Bejo heran ngeliat botolnya yang masih bersih dan kosong, lalu ditanyalah Kakek Panjulnya "kenapa kek kok kosong?"
Si kakek Panjul menjelaskan "Ya mau gimana lagi dok, saya udah coba pake tangan kanan saya, tangan kiri saya tapi tetep susah, lalu saya minta bantuan istri saya, istri saya coba pake tangannya terus pake mulutnya tetep susah juga, bahkan saya manggil tetangga saya si cecilia yang masih ABG tapi tetep aja susah"
Dengan kagetnya dokter Bejo bertanya lagi, "kakek manggil tetangga kakek yg masih ABG ???"
kakek Panjul-pun menjawab "Iya dok tapi tetep sekeras apapun kami mencobanya, kami tidak bisa membuka tutup botolnya, jadi ya masih kosong dok..."
Pake-nya Turunin Dikit, Biar Rambutnya Keliatan !!
Ini adalah pengalaman Cecilia sewaktu masih kelas 3 SMP.
Pada waktu itu, seorang siswi SMP bernama Cecilia sedang jatuh cinta kepada temannya yang bernama Bejo. Karena Cecilia ini merasa sebagai perempuan dan orangnya penakut serta kurang PD'an, jadi dia nggak berani menyatakan cintanya ke Bejo, pemuda idamannya.
Setelah selama sebulan berpikir gimana caranya dapetin Bejo akhirnya Cecilia memutuskan untuk memberikan sebuah hadiah kepada Bejo pas ulang tahun Bejo yang tinggal beberapa hari lagi.
Melalui pemikiran yang panjang, Cecilia akhirnya memutuskan untuk memberikan hadiah topi kepada Bejo. Cecilia pikir, kalau anak laki-laki, pasti senang memakai topi.
Setelah niatnya bulat untuk memberikan hadiah topi kepada Bejo, Cecilia pun pergi ke salah satu Departemen Store untuk mencari topi yang mau dia hadiahkan untuk Bejo.
Pilah, pilih, pilah, pilih, Cecilia mendapatkan topi pilihannya, dan bergegas pergi ke kasir untuk membayar topi yang dibeli-nya.
Suasana kasir saat itu ramai sekali, karena kebetulan sedang ada acara BIGSALE yang digelar. Saking rame-nya kasir yg biasa membungkus barang-barang agak sedikit kerepotan, akibatnya bungkusan topi yang dibeli Cecilia itu tertukar dengan bungkusan yang dibeli wanita disamping Cecilia.
Dan, ternyata wanita disampingnya Cecilia itu membeli celana dalam.
Karena udah nggak sabar untuk memberikan hadiah ke Bejo, tanpa memeriksa isi bungkusan itu lagi Cecilia langsung memberi pesan di bungkusannya yang berbunyi :
"Mas Bejo, saya sengaja memberikan hadiah ini ke kamu karena saya tahu kalau kamu jarang memakai ini sewaktu bepergian. Saya sengaja pilih yang warna merah karena saya pernah melihat kamu pakai yang warna biru. Saya yakin sekali ukurannya pas untuk kamu, karena sebelum membeli saya sudah mencobanya dan ukuran kita kan sama. Rasanya saya ingin sekali memakaikan ini ke kamu untuk yang pertama kalinya. Mas Bejo, kalau kamu senang dengan hadiah ini, saya berharap kamu memakainya pada hari Jumat besok.
Temanmu: Cecilia.
NB: Oya, ini adalah model terakhir yang sering saya lihat di film dan majalah, lebih keren kalao memakainya agak sedikit diturunkan kebawah dengan sedikit rambut terlihat"
Pada waktu itu, seorang siswi SMP bernama Cecilia sedang jatuh cinta kepada temannya yang bernama Bejo. Karena Cecilia ini merasa sebagai perempuan dan orangnya penakut serta kurang PD'an, jadi dia nggak berani menyatakan cintanya ke Bejo, pemuda idamannya.
Setelah selama sebulan berpikir gimana caranya dapetin Bejo akhirnya Cecilia memutuskan untuk memberikan sebuah hadiah kepada Bejo pas ulang tahun Bejo yang tinggal beberapa hari lagi.
Melalui pemikiran yang panjang, Cecilia akhirnya memutuskan untuk memberikan hadiah topi kepada Bejo. Cecilia pikir, kalau anak laki-laki, pasti senang memakai topi.
Setelah niatnya bulat untuk memberikan hadiah topi kepada Bejo, Cecilia pun pergi ke salah satu Departemen Store untuk mencari topi yang mau dia hadiahkan untuk Bejo.
Pilah, pilih, pilah, pilih, Cecilia mendapatkan topi pilihannya, dan bergegas pergi ke kasir untuk membayar topi yang dibeli-nya.
Suasana kasir saat itu ramai sekali, karena kebetulan sedang ada acara BIGSALE yang digelar. Saking rame-nya kasir yg biasa membungkus barang-barang agak sedikit kerepotan, akibatnya bungkusan topi yang dibeli Cecilia itu tertukar dengan bungkusan yang dibeli wanita disamping Cecilia.
Dan, ternyata wanita disampingnya Cecilia itu membeli celana dalam.
Karena udah nggak sabar untuk memberikan hadiah ke Bejo, tanpa memeriksa isi bungkusan itu lagi Cecilia langsung memberi pesan di bungkusannya yang berbunyi :
"Mas Bejo, saya sengaja memberikan hadiah ini ke kamu karena saya tahu kalau kamu jarang memakai ini sewaktu bepergian. Saya sengaja pilih yang warna merah karena saya pernah melihat kamu pakai yang warna biru. Saya yakin sekali ukurannya pas untuk kamu, karena sebelum membeli saya sudah mencobanya dan ukuran kita kan sama. Rasanya saya ingin sekali memakaikan ini ke kamu untuk yang pertama kalinya. Mas Bejo, kalau kamu senang dengan hadiah ini, saya berharap kamu memakainya pada hari Jumat besok.
Temanmu: Cecilia.
NB: Oya, ini adalah model terakhir yang sering saya lihat di film dan majalah, lebih keren kalao memakainya agak sedikit diturunkan kebawah dengan sedikit rambut terlihat"
JANDA DAN POLITISI
Cecilia adalah seorang janda yang sudah tiga kali bercerai. Siang itu, dia memeriksakan diri pada seorang dokter kandungan yang bernama Bejo. Saat dokter Bejo hendak memeriksa Cecilia, terjadilah percakapan diantara keduanya.
Cecilia: "Hati-hati periksanya ya dok, saya masih perawan lho!"
Bejo: "Lho? Katanya ibu sudah kawin-cerai tiga kali, mana bisa masih perawan?"
Cecilia: "Gini lho dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten, nggak bisa penetrasi"
Bejo: "Oh gitu, tapi suami ibu yang kedua gak impoten kan?"
Cecilia: "Betul dok, cuma dia gay, jadi saya gak diapa-apain sama dia."
Bejo: "Lalu suami ibu yang ketiga gak impoten dan bukan gay kan?"
Cecilia: "Betul dok, tapi ternyata dia itu seorang 'Politisi'"
Bejo: "Lha, apa hubungannya politisi dengan keperawanan ibu?"
Cecilia: "Dia cuma janji-janji melulu dok, gak pernah ada realisasinya!"
Bejo: ?!?!?%*&#$%)((???!!!
Cecilia: "Hati-hati periksanya ya dok, saya masih perawan lho!"
Bejo: "Lho? Katanya ibu sudah kawin-cerai tiga kali, mana bisa masih perawan?"
Cecilia: "Gini lho dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten, nggak bisa penetrasi"
Bejo: "Oh gitu, tapi suami ibu yang kedua gak impoten kan?"
Cecilia: "Betul dok, cuma dia gay, jadi saya gak diapa-apain sama dia."
Bejo: "Lalu suami ibu yang ketiga gak impoten dan bukan gay kan?"
Cecilia: "Betul dok, tapi ternyata dia itu seorang 'Politisi'"
Bejo: "Lha, apa hubungannya politisi dengan keperawanan ibu?"
Cecilia: "Dia cuma janji-janji melulu dok, gak pernah ada realisasinya!"
Bejo: ?!?!?%*&#$%)((???!!!
Nyoba Minuman Keras
Cecilia sedang galau. Akhir-akhir ini, Bejo suaminya sering pulang dalam keadaan mabuk.
Saking jengkelnya karena malamnya tidak dikasih jatah, pada suatu pagi, Cecilia marah besar pada Bejo, suaminya. Sambil menjerit histeris dan menangis, Cecilia memaki Bejo, "seenaknya kamu setiap malam bersenang-senang diluar ! selalu meninggalkan aku sendirian, lalu pulang ke rumah, dalam keadaan mabuk.. "
Bejo yang masih sedikit mabuk sisa-sisa semalam, cuma bengong. Lalu akhirnya, pada suatu malam, Bejo memutuskan untuk mengajak Cecilia ke bar. Sesampainya di sana, Bejo memesan minuman keras seperti biasanya. Ia juga memesankan satu gelas untuk Cecilia, istrinya.
Ketika Cecilia mencoba meminumnya, ia langsung memuntahkannya lagi. "Minuman apa ini ? Iihh, gak enak...!, komentar Cecilia.
"Tuh kan... makanya jangan dikira aku bersenang-senang disini...", jawab Bejo
Saking jengkelnya karena malamnya tidak dikasih jatah, pada suatu pagi, Cecilia marah besar pada Bejo, suaminya. Sambil menjerit histeris dan menangis, Cecilia memaki Bejo, "seenaknya kamu setiap malam bersenang-senang diluar ! selalu meninggalkan aku sendirian, lalu pulang ke rumah, dalam keadaan mabuk.. "
Bejo yang masih sedikit mabuk sisa-sisa semalam, cuma bengong. Lalu akhirnya, pada suatu malam, Bejo memutuskan untuk mengajak Cecilia ke bar. Sesampainya di sana, Bejo memesan minuman keras seperti biasanya. Ia juga memesankan satu gelas untuk Cecilia, istrinya.
Ketika Cecilia mencoba meminumnya, ia langsung memuntahkannya lagi. "Minuman apa ini ? Iihh, gak enak...!, komentar Cecilia.
"Tuh kan... makanya jangan dikira aku bersenang-senang disini...", jawab Bejo
Yang Paling Hebat Dari 4 Tentara
Pada suatu malam, Bejo yang sudah menjadi tentara, kongkow-kongkow di sebuah cafe di jalan jaksa. Kebetulan di cafe tersebut, Bejo bertemu dengan 3 tentara dari negeri yang berbeda. Mereka minum-minum dan setelah minum satu krat bir keempatnya mulai mabuk dan memuji-muji kehebatan tentara negerinya massing-masing.
Si Paul Suraul seorang Tentara Amerika : "kami punya rudal yang bisa menembak seekor ayam dengan tepat dari jarak 5000 kilometer tanpa meleset sedikitpun", membanggakan korps ketentaraan Amerika-nya.
Lalu si Cecep Gorbachev seorang Tentara Rusia : "Itu belum seberapa, kami punya rudal yang bila ditembakan dari Moscow bisa menembak seekor ikan tuna yang sedang berenang disamudera Pacifik tepat dikepalanya", gak mau kalah.
Tentara Inggris : "Itu belum seberapa, kami sudah mengembangkan jenis rudal baru yang bila diledakan di Bagdad, maka orang-orang di New Delhi akan terkencing-kencing mendengar suaranya."
Si Bejo, Tentara Indonesia yang sudah agak mabuk lalu menimpali : "itu sih belum apa-apa, kalau disini kami nggak perlu rudal-rudalan segala, cukup kepasar dengan pake seragam bisa dapat ayam, ikan tuna dan membuat si pedagang terkencing-kencing melihat pestol kami."
Si Paul Suraul seorang Tentara Amerika : "kami punya rudal yang bisa menembak seekor ayam dengan tepat dari jarak 5000 kilometer tanpa meleset sedikitpun", membanggakan korps ketentaraan Amerika-nya.
Lalu si Cecep Gorbachev seorang Tentara Rusia : "Itu belum seberapa, kami punya rudal yang bila ditembakan dari Moscow bisa menembak seekor ikan tuna yang sedang berenang disamudera Pacifik tepat dikepalanya", gak mau kalah.
Tentara Inggris : "Itu belum seberapa, kami sudah mengembangkan jenis rudal baru yang bila diledakan di Bagdad, maka orang-orang di New Delhi akan terkencing-kencing mendengar suaranya."
Si Bejo, Tentara Indonesia yang sudah agak mabuk lalu menimpali : "itu sih belum apa-apa, kalau disini kami nggak perlu rudal-rudalan segala, cukup kepasar dengan pake seragam bisa dapat ayam, ikan tuna dan membuat si pedagang terkencing-kencing melihat pestol kami."
Tertunda Mulu
Pemilihan Wakil Rakyat baru saja usai. Partainya Bejo berhasil memperoleh suara terbanyak. Tak heran apabila akhirnya Bejo menjadi ketua wakil rakyat. Sebagai ketua, Bejo harus bisa memimpin sidang yang diikuti oleh fraksi-fraksi yang ada. Untuk pertama kalinya, Sidang membahas mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis. Karena merupakan sidang yang pertama, seluruh fraksi menghadirinya.
"Peserta Sidang yang saya hormati," begitu kata pembuka Bejo, "Apakah Saudara sudah tahu hal-hal yang akan kita bahas hari ini mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis ?"
"Beluuuuummmmm...!" jawab seluruh peserta sidang bersemangat.
"Payah !!!, Untuk apa sidang kalau ternyata para peserta sidang belum siap !", kata Bejo. Palu diketuk, "Sidang ditunda minggu depan," begitu keputusan Bejo.
Hari Sidang yang ditunggu-tunggu, tiba lagi. Para peserta telah siap dengan rencana masing-masing. Mereka tampak penuh semangat.
"Peserta Sidang yang terhormat,' lagi-lagi Bejo mengucapkan kata pembuka, "Apakah Saudara sudah tahu hal-hal yang akan kita bahas hari ini mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis ?"
"Sudaaaaaaahhhhh !", jawab peserta sidang bergemuruh.
"Mubazdir ! Untuk apa sidang, kalau ternyata para peserta sudah tahu ?", kata Bejo lagi. Palu diketuk, "Sidang ditunda minggu depan," kembali Bejo memutuskan.
Para peserta sidang kesal juga. Menjawab 'belum', sidang ditunda, menjawab 'sudah', juga tetap ditunda. Mereka akhirnya sepakat membentuk dua kelompok fraksi yang harus menjawab 'BELUM' dan yang harus menjawab 'SUDAH', para peserta yakin bahwa itulah cara satu-satunya, agar sidang dapat berlangsung.
Kembali Sidang wakil rakyat digelar.
"Peserta sidang yang saya hormati. Apakah Saudara sudah tahu hal-hal yang akan kita bahas hari ini mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis ?" tanya Bejo.
"Beluuuuuummmmm...," jawab kelompok fraksi yang duduk dibagian kiri.
"Sudaaaaaaahhhhhh...", jawab kelompok fraksi yang duduk dibagian kanan.
"Bagus, bagus, bagus... Kami harap yang sudah tahu memberitahu lainnya yang belum tahu," ujar Bejo. Palu diketuk, "Sidang dinyatakan selesai, minggu depan membahas topik yang lain lagi."
"Peserta Sidang yang saya hormati," begitu kata pembuka Bejo, "Apakah Saudara sudah tahu hal-hal yang akan kita bahas hari ini mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis ?"
"Beluuuuummmmm...!" jawab seluruh peserta sidang bersemangat.
"Payah !!!, Untuk apa sidang kalau ternyata para peserta sidang belum siap !", kata Bejo. Palu diketuk, "Sidang ditunda minggu depan," begitu keputusan Bejo.
Hari Sidang yang ditunggu-tunggu, tiba lagi. Para peserta telah siap dengan rencana masing-masing. Mereka tampak penuh semangat.
"Peserta Sidang yang terhormat,' lagi-lagi Bejo mengucapkan kata pembuka, "Apakah Saudara sudah tahu hal-hal yang akan kita bahas hari ini mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis ?"
"Sudaaaaaaahhhhh !", jawab peserta sidang bergemuruh.
"Mubazdir ! Untuk apa sidang, kalau ternyata para peserta sudah tahu ?", kata Bejo lagi. Palu diketuk, "Sidang ditunda minggu depan," kembali Bejo memutuskan.
Para peserta sidang kesal juga. Menjawab 'belum', sidang ditunda, menjawab 'sudah', juga tetap ditunda. Mereka akhirnya sepakat membentuk dua kelompok fraksi yang harus menjawab 'BELUM' dan yang harus menjawab 'SUDAH', para peserta yakin bahwa itulah cara satu-satunya, agar sidang dapat berlangsung.
Kembali Sidang wakil rakyat digelar.
"Peserta sidang yang saya hormati. Apakah Saudara sudah tahu hal-hal yang akan kita bahas hari ini mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis ?" tanya Bejo.
"Beluuuuuummmmm...," jawab kelompok fraksi yang duduk dibagian kiri.
"Sudaaaaaaahhhhhh...", jawab kelompok fraksi yang duduk dibagian kanan.
"Bagus, bagus, bagus... Kami harap yang sudah tahu memberitahu lainnya yang belum tahu," ujar Bejo. Palu diketuk, "Sidang dinyatakan selesai, minggu depan membahas topik yang lain lagi."
Sedang Pilek
Pada suatu malam minggu yang cerah, Bejo sambil merokok dan mengepul-ngepulkan asap rokoknya sedang ngobrol mesra dan santai dengan kekasihnya Cecilia di depan teras rumah.
Cecilia: "Mas,,,! Mas keliatannya sedang pilek, ya,,,?"
Mendengar pertanyaan seperti itu, Bejo sangat bahagia, nggak nyangka hal-hal sekecil itu nggak luput dari perhatian kekasihnya, Cecilia.
Bejo --Kegeeran--: "Ih kok bebep Cecil tau kalo Mas sedang pilek, siiih,,,? Pasti karena suara Mas kedengeran sama bebep Cecil rada-rada serak, kaaan,,,?"
Cecilia: "Keliatan bukan dari suara Mas kok,,,!"
Bejo --makin geer--: "Kalo gitu dari mana bebep tau Mas lagi pilek,,,?"
Cecilia: "Ng,,,ng,,,ng,,, itu, Mas,,,! Waktu Mas ngelepusin asap rokoknya melalui lubang hidung, ada satu lubang hidung Mas yang nggak ngeluarin asap rokok,,,!"
Bejo --Tepok Jidat--: "%$#@&%$,,,???"
Cecilia: "Mas,,,! Mas keliatannya sedang pilek, ya,,,?"
Mendengar pertanyaan seperti itu, Bejo sangat bahagia, nggak nyangka hal-hal sekecil itu nggak luput dari perhatian kekasihnya, Cecilia.
Bejo --Kegeeran--: "Ih kok bebep Cecil tau kalo Mas sedang pilek, siiih,,,? Pasti karena suara Mas kedengeran sama bebep Cecil rada-rada serak, kaaan,,,?"
Cecilia: "Keliatan bukan dari suara Mas kok,,,!"
Bejo --makin geer--: "Kalo gitu dari mana bebep tau Mas lagi pilek,,,?"
Cecilia: "Ng,,,ng,,,ng,,, itu, Mas,,,! Waktu Mas ngelepusin asap rokoknya melalui lubang hidung, ada satu lubang hidung Mas yang nggak ngeluarin asap rokok,,,!"
Bejo --Tepok Jidat--: "%$#@&%$,,,???"
Relakanlah...
Pada suatu sore yang cerah, ketika sedang jalan-jalan Bejo menemukan sebuah dompet yang tebal. Sambil penuh dengan perasaan yang berkecamuk bergemuruh tiada tentu, Bejo-pun segera pulang ke rumah untuk memeriksa isi dompet tebal tersebut. Sesampainya di rumah, di bukalah dompet yang tadi ditemukan dijalan itu yang ternyata isinya adalah sejumlah uang yang lumayan cukup banyak dan beberapa surat penting.
Lalu sambil gemeteran karena gugup, Bejopun menelepon stasiun radio.
Bejo : "Halo penyiar... saya menemukan dompet nich... isinya uang 5 juta, kartu kredit, kartu atm, Katepe dan SIM..."
Penyiar Radio : "Wah... ceritanya kamu mau buat pengumuman dan pengen balikin itu dompet yah ?? Hebat !! Jujur sekali kamu... "
Bejo : "Nggak koq... saya cuman mau request lagu... Kalau ada yang judulnya "RELAKANLAH!!"
Lalu sambil gemeteran karena gugup, Bejopun menelepon stasiun radio.
Bejo : "Halo penyiar... saya menemukan dompet nich... isinya uang 5 juta, kartu kredit, kartu atm, Katepe dan SIM..."
Penyiar Radio : "Wah... ceritanya kamu mau buat pengumuman dan pengen balikin itu dompet yah ?? Hebat !! Jujur sekali kamu... "
Bejo : "Nggak koq... saya cuman mau request lagu... Kalau ada yang judulnya "RELAKANLAH!!"
Cerita Panas
Seperti biasa, setiap libur kuliah, aku selalu menginap di rumah om Wahyu yang di Bogor.
Kebetulan, liburan kali ini, Om Wahyu lagi dinas keluar kota. Yang ada hanya Tante Lisa, karena memang mereka belum punya anak.
Om Wahyu memang meskipun biasa-biasa saja, tapi sangat beruntung. Dia mempunyai istri yang sangat cantik dan berbody montok aduhai yang akan membuat semua mata lelaki tak akan pernah terlepas pandangannya ketika melihat kebohayan body Tante Lisa.
Karena Om Wahyu sedang dinas luar kota, maka di rumah itu tinggallah aku dengan Tante Lisa.
Malam itu, cuaca sangat tidak bersahabat. Hujan deras dengan cahaya petir yang berkilat-kilat. Aku masuk kerumah dalam keadaan basah kuyup karena kehujanan. Kaos putihku jadi transparan memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhku dan perutku yang sixpack. Aku memang rajin berolahraga membentuk tubuh, hingga badanku terbentuk dengan bagus dan banyak yang memujinya. Aku cukup bangga dengan hal tersebut.
Pas waktu aku masuk rumah dalam keadaan basah kuyup, di ruang tamu ternyata ada Tante Lisa yang lagi duduk sambil baca majalah, Tante Lisaa saat itu cuma memakai baju tidur yang tipis dengan belahan dada yang rendah.
Melihat kedatanganku dengan keadaan basah kuyup dan baju putih transparan yang mencetak memperlihatkan tubuhku yang tegap Tante Lisa beberapa kali melirik ke arahku. Sepertinya dia tidak bisa menyembunyikan kekagumannya.
Tante Lisa berdiri dan menghampiriku, lalu "Cepet kamu ganti baju, nanti kamu sakit lochh..." kata Tante Lisa dengan halus... Tatapan matanya membuatku merasa seperti lain. SEERRR...darahku serasa mendidih melihat belahan dada Tante Lisa yang ranum.
Lalu aku masuk ke kamar dan melepaskan semua pakaianku. Tiba-tiba Tante Lisa masuk dan melihatku yang hanya ber'celana-dalam' saja, kulihat ditangannya membawa segelas susu panas. Tante Lisa mendekatiku dan tiba-tiba...
.
.
.
.
.
.
.
.
BYUUURRRR...
Tante Lisa terpeleset dan susu panas digelas menyiram wajahku, lalu aku berteriak kepanasan...
Kebetulan, liburan kali ini, Om Wahyu lagi dinas keluar kota. Yang ada hanya Tante Lisa, karena memang mereka belum punya anak.
Om Wahyu memang meskipun biasa-biasa saja, tapi sangat beruntung. Dia mempunyai istri yang sangat cantik dan berbody montok aduhai yang akan membuat semua mata lelaki tak akan pernah terlepas pandangannya ketika melihat kebohayan body Tante Lisa.
Karena Om Wahyu sedang dinas luar kota, maka di rumah itu tinggallah aku dengan Tante Lisa.
Malam itu, cuaca sangat tidak bersahabat. Hujan deras dengan cahaya petir yang berkilat-kilat. Aku masuk kerumah dalam keadaan basah kuyup karena kehujanan. Kaos putihku jadi transparan memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhku dan perutku yang sixpack. Aku memang rajin berolahraga membentuk tubuh, hingga badanku terbentuk dengan bagus dan banyak yang memujinya. Aku cukup bangga dengan hal tersebut.
Pas waktu aku masuk rumah dalam keadaan basah kuyup, di ruang tamu ternyata ada Tante Lisa yang lagi duduk sambil baca majalah, Tante Lisaa saat itu cuma memakai baju tidur yang tipis dengan belahan dada yang rendah.
Melihat kedatanganku dengan keadaan basah kuyup dan baju putih transparan yang mencetak memperlihatkan tubuhku yang tegap Tante Lisa beberapa kali melirik ke arahku. Sepertinya dia tidak bisa menyembunyikan kekagumannya.
Tante Lisa berdiri dan menghampiriku, lalu "Cepet kamu ganti baju, nanti kamu sakit lochh..." kata Tante Lisa dengan halus... Tatapan matanya membuatku merasa seperti lain. SEERRR...darahku serasa mendidih melihat belahan dada Tante Lisa yang ranum.
Lalu aku masuk ke kamar dan melepaskan semua pakaianku. Tiba-tiba Tante Lisa masuk dan melihatku yang hanya ber'celana-dalam' saja, kulihat ditangannya membawa segelas susu panas. Tante Lisa mendekatiku dan tiba-tiba...
.
.
.
.
.
.
.
.
BYUUURRRR...
Tante Lisa terpeleset dan susu panas digelas menyiram wajahku, lalu aku berteriak kepanasan...
--SEKIAN--
Sabtu, 28 September 2013
Posted by Gudang Humor
Percakapan Antara Bule dan Orang Indonesia
Bule: “What is your last name?”
Org Indonesia: “I’m sorry.”
Bule: “You don’t have to sorry.. And what is your first name?”
Org Indonesia: “You don’t know.”
Bule: “Of course I don’t know, that’s why I ask you… And your middle name?”
Org Indonesia: “Funny…”
Akhirnya bulenya marah dan menutup telepon.
Orang Indonesianya kebingungan, sambil memandangi nama di KTP-nya sendiri yang tertulis: “Yudono Fani Amsori”
(Dibaca inggris: you don’t know funny i’m sorry).
Org Indonesia: “I’m sorry.”
Bule: “You don’t have to sorry.. And what is your first name?”
Org Indonesia: “You don’t know.”
Bule: “Of course I don’t know, that’s why I ask you… And your middle name?”
Org Indonesia: “Funny…”
Akhirnya bulenya marah dan menutup telepon.
Orang Indonesianya kebingungan, sambil memandangi nama di KTP-nya sendiri yang tertulis: “Yudono Fani Amsori”
(Dibaca inggris: you don’t know funny i’m sorry).
Sabtu, 21 September 2013
Posted by Gudang Humor
Perbedaan Kambing Hitam dan Putih
Pada suatu hari, untuk melepaskan penat karena urusan kerjaan yang bikin otaknya setres, Bejo menyempatkan diri untuk jalan-jalan ke sebuah pedesaan. Pada saat sedang jalan-jalan sambil melihat-lihat alam pedesaan, Bejo berpapasan dengan seorang gembala dengan kambingnya yg puluhan ekor jumlahnya.
Bejo pun bertanya dengan takjub...
Bejo : “Pak, boleh nanya nih?”
Gembala : “Boleh”
Bejo : “Kambing- kambing bapak sehat sekali, bapak kasih makan apa?”
Gembala : “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”
Bejo : “Mmmm …Yang hitam dulu deh”
Gembala : “Oh, kalau yang hitam, dia makannya rumput gajah”
Bejo : “Ohh…kalo yang putih?”
Gembala : “Yang putih juga…”
Bejo : “Hmmm…kambing- kambing ini,kuat jalan berapa kilo pak?”
Gembala : “Yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?”
Bejo : “Mmmm Yang hitam dulu deh”
Gembala : “oh, kalo yang hitam, 4 km sehari”
Bejo : "Kalo yang putih?”
Gembala : “yang putih sama juga …”
--Bejo pun mulai "Naik Darah"--
Bejo :“Kambing ini, Klo dipotong menghasilkan banyak daging berapa banyak pak? ”
Gembala : “Yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?”
Bejo --Geram sambil garuk-garuk ketek-- : "Yang hitam dulu deh”
Gembala : “Oh, yang hitam, banyak. 25 kg/ekor”
Bejo : “Kalo yang putih…?”
Gembala : “Yang putih juga sama”
--Bejo kepalanya mulai berasap--
Bejo --dengan nada mulai jengkel-- : “BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KAMBING DUA INI, KALO JAWABANNYA SAMA ??????”
Gembala : “Oh, gini dik, soalnya yang hitam itu, punya saya”
Bejo : “Oh gitu pak, maaf kalo saya emosi, kalo yang putih?”
Gembala : “Yang putih juga”
--Bejo melompat ke jurang--
Bejo pun bertanya dengan takjub...
Bejo : “Pak, boleh nanya nih?”
Gembala : “Boleh”
Bejo : “Kambing- kambing bapak sehat sekali, bapak kasih makan apa?”
Gembala : “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”
Bejo : “Mmmm …Yang hitam dulu deh”
Gembala : “Oh, kalau yang hitam, dia makannya rumput gajah”
Bejo : “Ohh…kalo yang putih?”
Gembala : “Yang putih juga…”
Bejo : “Hmmm…kambing- kambing ini,kuat jalan berapa kilo pak?”
Gembala : “Yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?”
Bejo : “Mmmm Yang hitam dulu deh”
Gembala : “oh, kalo yang hitam, 4 km sehari”
Bejo : "Kalo yang putih?”
Gembala : “yang putih sama juga …”
--Bejo pun mulai "Naik Darah"--
Bejo :“Kambing ini, Klo dipotong menghasilkan banyak daging berapa banyak pak? ”
Gembala : “Yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?”
Bejo --Geram sambil garuk-garuk ketek-- : "Yang hitam dulu deh”
Gembala : “Oh, yang hitam, banyak. 25 kg/ekor”
Bejo : “Kalo yang putih…?”
Gembala : “Yang putih juga sama”
--Bejo kepalanya mulai berasap--
Bejo --dengan nada mulai jengkel-- : “BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KAMBING DUA INI, KALO JAWABANNYA SAMA ??????”
Gembala : “Oh, gini dik, soalnya yang hitam itu, punya saya”
Bejo : “Oh gitu pak, maaf kalo saya emosi, kalo yang putih?”
Gembala : “Yang putih juga”
--Bejo melompat ke jurang--
Yang Butuh Dada Besar, Silahkan ke Belakang Saja
Seperti biasa, kalau pas weekend, Bejo pergi ke sebuah supermarket untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Pas sabtu siang itu, di sebuah pamplet yang disebarkan, Bejo melihat kalau supermarket langganan Bejo, kebetulan sedang mengobral dada ayam tanpa tulang.
Bejo pun segera pergi ke supermarket beniat untuk membeli sebagai persediaan di rumah.
Ketika sudah sampai supermarket, Bejo merasa sangat kecewa karena di counter daging, Bejo hanya menemukan beberapa potong daging kecil.
Bejo-pun komplen sambil ngomel-ngomel ke gadis yang menjadi pelayan di counter daging supermarket itu.
Bejo ; "Mana dada ayamnya ? koq tinggal potongan-potongan kecil begini ?"
Si Gadis penjaga counter daging ayam : “Jangan kuatir, Saya akan ke belakang dan membungkus beberapa potong dan memastikan daging tersebut siap sebelum anda selesai berbelanja di sini.”
Beberapa menit kemudian, di Bejo mukanya langsung merah padam dan salah tingkah ketika mendengar gadis pelayan toko tadi mengumumkan lewat pengeras suara supermarket dengan bunyi seperti ini :
“Mohon kepada mas yang tadi menginginkan dada yang besar untuk menemui saya di bagian belakang toko..."
Bejo pun segera pergi ke supermarket beniat untuk membeli sebagai persediaan di rumah.
Ketika sudah sampai supermarket, Bejo merasa sangat kecewa karena di counter daging, Bejo hanya menemukan beberapa potong daging kecil.
Bejo-pun komplen sambil ngomel-ngomel ke gadis yang menjadi pelayan di counter daging supermarket itu.
Bejo ; "Mana dada ayamnya ? koq tinggal potongan-potongan kecil begini ?"
Si Gadis penjaga counter daging ayam : “Jangan kuatir, Saya akan ke belakang dan membungkus beberapa potong dan memastikan daging tersebut siap sebelum anda selesai berbelanja di sini.”
Beberapa menit kemudian, di Bejo mukanya langsung merah padam dan salah tingkah ketika mendengar gadis pelayan toko tadi mengumumkan lewat pengeras suara supermarket dengan bunyi seperti ini :
“Mohon kepada mas yang tadi menginginkan dada yang besar untuk menemui saya di bagian belakang toko..."




















.jpg)
.jpg)














