Pake-nya Turunin Dikit, Biar Rambutnya Keliatan !!

Ini adalah pengalaman Cecilia sewaktu masih kelas 3 SMP.

Pada waktu itu, seorang siswi SMP bernama Cecilia sedang jatuh cinta kepada temannya yang bernama Bejo. Karena Cecilia ini merasa sebagai perempuan dan orangnya penakut serta kurang PD'an, jadi dia nggak berani menyatakan cintanya ke Bejo, pemuda idamannya.

Setelah selama sebulan berpikir gimana caranya dapetin Bejo akhirnya Cecilia memutuskan untuk memberikan sebuah hadiah kepada Bejo pas ulang tahun Bejo yang tinggal beberapa hari lagi.

Melalui pemikiran yang panjang, Cecilia akhirnya memutuskan untuk memberikan hadiah topi kepada Bejo. Cecilia pikir, kalau anak laki-laki, pasti senang memakai topi.

Setelah niatnya bulat untuk memberikan hadiah topi kepada Bejo, Cecilia pun pergi ke salah satu Departemen Store untuk mencari topi yang mau dia hadiahkan untuk Bejo.

Pilah, pilih, pilah, pilih, Cecilia mendapatkan topi pilihannya, dan bergegas pergi ke kasir untuk membayar topi yang dibeli-nya.

Suasana kasir saat itu ramai sekali, karena kebetulan sedang ada acara BIGSALE yang digelar. Saking rame-nya kasir yg biasa membungkus barang-barang agak sedikit kerepotan, akibatnya bungkusan topi yang dibeli Cecilia itu tertukar dengan bungkusan yang dibeli wanita disamping Cecilia.

Dan, ternyata wanita disampingnya Cecilia itu membeli celana dalam.

Karena udah nggak sabar untuk memberikan hadiah ke Bejo, tanpa memeriksa isi bungkusan itu lagi Cecilia langsung memberi pesan di bungkusannya yang berbunyi :

"Mas Bejo, saya sengaja memberikan hadiah ini ke kamu karena saya tahu kalau kamu jarang memakai ini sewaktu bepergian. Saya sengaja pilih yang warna merah karena saya pernah melihat kamu pakai yang warna biru. Saya yakin sekali ukurannya pas untuk kamu, karena sebelum membeli saya sudah mencobanya dan ukuran kita kan sama. Rasanya saya ingin sekali memakaikan ini ke kamu untuk yang pertama kalinya. Mas Bejo, kalau kamu senang dengan hadiah ini, saya berharap kamu memakainya pada hari Jumat besok. 

Temanmu:  Cecilia. 

NB: Oya, ini adalah model terakhir yang sering saya lihat di film dan majalah, lebih keren kalao memakainya agak sedikit diturunkan kebawah dengan sedikit rambut terlihat"

Jumat, 15 Agustus 2014
Posted by Gudang Humor

JANDA DAN POLITISI

Cecilia adalah seorang janda yang sudah tiga kali bercerai. Siang itu, dia memeriksakan diri pada seorang dokter kandungan yang bernama Bejo. Saat dokter Bejo hendak memeriksa Cecilia, terjadilah percakapan diantara keduanya.

Cecilia: "Hati-hati periksanya ya dok, saya masih perawan lho!"

Bejo: "Lho? Katanya ibu sudah kawin-cerai tiga kali, mana bisa masih perawan?"

Cecilia: "Gini lho dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten, nggak bisa penetrasi"

Bejo: "Oh gitu, tapi suami ibu yang kedua gak impoten kan?"

Cecilia: "Betul dok, cuma dia gay, jadi saya gak diapa-apain sama dia."

Bejo: "Lalu suami ibu yang ketiga gak impoten dan bukan gay kan?"

Cecilia: "Betul dok, tapi ternyata dia itu seorang 'Politisi'"

Bejo: "Lha, apa hubungannya politisi dengan keperawanan ibu?"

Cecilia: "Dia cuma janji-janji melulu dok, gak pernah ada realisasinya!"

Bejo: ?!?!?%*&#$%)((???!!!



Nyoba Minuman Keras

Cecilia sedang galau. Akhir-akhir ini, Bejo suaminya sering pulang dalam keadaan mabuk.

Saking jengkelnya karena malamnya tidak dikasih jatah, pada suatu pagi, Cecilia marah besar pada Bejo, suaminya. Sambil menjerit histeris dan menangis, Cecilia memaki Bejo, "seenaknya kamu setiap malam bersenang-senang diluar ! selalu meninggalkan aku sendirian, lalu pulang ke rumah, dalam keadaan mabuk.. "

Bejo yang masih sedikit mabuk sisa-sisa semalam, cuma bengong. Lalu akhirnya, pada suatu malam, Bejo memutuskan untuk mengajak Cecilia ke bar. Sesampainya di sana, Bejo memesan minuman keras seperti biasanya. Ia juga memesankan satu gelas untuk Cecilia, istrinya.

Ketika Cecilia mencoba meminumnya, ia langsung memuntahkannya lagi. "Minuman apa ini ? Iihh, gak enak...!, komentar Cecilia.

"Tuh kan... makanya jangan dikira aku bersenang-senang disini...", jawab Bejo




Senin, 12 Mei 2014
Posted by Gudang Humor

Yang Paling Hebat Dari 4 Tentara

Pada suatu malam, Bejo yang sudah menjadi tentara, kongkow-kongkow di sebuah cafe di jalan jaksa. Kebetulan di cafe tersebut, Bejo bertemu dengan 3 tentara dari negeri yang berbeda. Mereka minum-minum dan setelah minum satu krat bir keempatnya mulai mabuk dan memuji-muji kehebatan tentara negerinya massing-masing.

Si Paul Suraul seorang Tentara Amerika : "kami punya rudal yang bisa menembak seekor ayam dengan tepat dari jarak 5000 kilometer tanpa meleset sedikitpun", membanggakan korps ketentaraan Amerika-nya.

Lalu si Cecep Gorbachev seorang Tentara Rusia : "Itu belum seberapa, kami punya rudal yang bila ditembakan dari Moscow bisa menembak seekor ikan tuna yang sedang berenang disamudera Pacifik tepat dikepalanya", gak mau kalah.

Tentara Inggris : "Itu belum seberapa, kami sudah mengembangkan jenis rudal baru yang bila diledakan di Bagdad, maka orang-orang di New Delhi akan terkencing-kencing mendengar suaranya."

Si Bejo, Tentara Indonesia yang sudah agak mabuk lalu menimpali : "itu sih belum apa-apa, kalau disini kami nggak perlu rudal-rudalan segala, cukup kepasar dengan pake seragam bisa dapat ayam, ikan tuna dan membuat si pedagang terkencing-kencing melihat pestol kami."


Posted by Gudang Humor

Tertunda Mulu

Pemilihan Wakil Rakyat baru saja usai. Partainya Bejo berhasil memperoleh suara terbanyak. Tak heran apabila akhirnya Bejo menjadi ketua wakil rakyat. Sebagai ketua, Bejo harus bisa memimpin sidang yang diikuti oleh fraksi-fraksi yang ada. Untuk pertama kalinya, Sidang membahas mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis. Karena merupakan sidang yang pertama, seluruh fraksi menghadirinya.

"Peserta Sidang yang saya hormati," begitu kata pembuka Bejo, "Apakah Saudara sudah tahu hal-hal yang akan kita bahas hari ini mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis ?"

"Beluuuuummmmm...!" jawab seluruh peserta sidang bersemangat.

"Payah !!!, Untuk apa sidang kalau ternyata para peserta sidang belum siap !", kata Bejo. Palu diketuk, "Sidang ditunda minggu depan," begitu keputusan Bejo.

Hari Sidang yang ditunggu-tunggu, tiba lagi. Para peserta telah siap dengan rencana masing-masing. Mereka tampak penuh semangat.

"Peserta Sidang yang terhormat,' lagi-lagi Bejo mengucapkan kata pembuka, "Apakah Saudara sudah tahu hal-hal yang akan kita bahas hari ini mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis ?"

"Sudaaaaaaahhhhh !", jawab peserta sidang bergemuruh.

"Mubazdir ! Untuk apa sidang, kalau ternyata para peserta sudah tahu ?", kata Bejo lagi. Palu diketuk, "Sidang ditunda minggu depan," kembali Bejo memutuskan.

Para peserta sidang kesal juga. Menjawab 'belum', sidang ditunda, menjawab 'sudah', juga tetap ditunda. Mereka akhirnya sepakat membentuk dua kelompok fraksi yang harus menjawab 'BELUM' dan yang harus menjawab 'SUDAH', para peserta yakin bahwa itulah cara satu-satunya, agar sidang dapat berlangsung.

Kembali Sidang wakil rakyat digelar.

"Peserta sidang yang saya hormati. Apakah Saudara sudah tahu hal-hal yang akan kita bahas hari ini mengenai upaya pengentasan kemiskinan akibat krisis ?" tanya Bejo.

"Beluuuuuummmmm...," jawab kelompok fraksi yang duduk dibagian kiri.

"Sudaaaaaaahhhhhh...", jawab kelompok fraksi yang duduk dibagian kanan.

"Bagus, bagus, bagus... Kami harap yang sudah tahu memberitahu lainnya yang belum tahu," ujar Bejo. Palu diketuk, "Sidang dinyatakan selesai, minggu depan membahas topik yang lain lagi."




Sedang Pilek

Pada suatu malam minggu yang cerah, Bejo sambil merokok dan mengepul-ngepulkan asap rokoknya sedang ngobrol mesra dan santai dengan kekasihnya Cecilia di depan teras rumah.

Cecilia: "Mas,,,! Mas keliatannya sedang pilek, ya,,,?"

Mendengar pertanyaan seperti itu, Bejo sangat bahagia, nggak nyangka hal-hal sekecil itu nggak luput dari perhatian kekasihnya, Cecilia.

Bejo --Kegeeran--: "Ih kok bebep Cecil tau kalo Mas sedang pilek, siiih,,,? Pasti karena suara Mas kedengeran sama bebep Cecil rada-rada serak, kaaan,,,?"

Cecilia: "Keliatan bukan dari suara Mas kok,,,!"

Bejo --makin geer--: "Kalo gitu dari mana bebep tau Mas lagi pilek,,,?"

Cecilia: "Ng,,,ng,,,ng,,, itu, Mas,,,! Waktu Mas ngelepusin asap rokoknya melalui lubang hidung, ada satu lubang hidung Mas yang nggak ngeluarin asap rokok,,,!"

Bejo --Tepok Jidat--: "%$#@&%$,,,???"

Posted by Gudang Humor

Kumpulan Gambar Lucu ~ Edisi Tentara



Jumat, 09 Mei 2014
Posted by Gudang Humor

Suami dan Istri

Pada suatu ketika, Cecilia mengeluh pada Bejo suaminya, minta mengganti lampu  di dapur yang rusak. Bejo mengelak dengan menjawab : "Emang aku tukang listrik ??"

Keesokan harinya, Cecilia kembali meminta Bejo, untuk membantunya mencuci piring. Lagi-lagi Bejo mengelak dengan berkata : "Emang tampangku kaya pembantu ?"

Pada malam harinya, Cecilia meminta bantuan Bejo, untuk mengganti popok anak mereka yang masih bayi. Sambil melengos keluar, Bejo berkata : "Emang aku kerja jadi babysitter ya ?"

Saking jengkelnya, keesokan harinya, sambil menyodorkan kopi dan pisang goreng ke hadapan Bejo yang lagi duduk sambil baca koran, Cecilia bercerita : "Kemaren, aku minta tolong sama anak mahasiswa ganteng yang kost disebelah pah... untuk mengganti lampu yang rusak. Tapi anak itu kurang ajar, dia minta syarat, aku harus melayani dia atau masakin dia martabak telor ala india, baru dia mau mengganti lampu yang rusak... !"

Sambil muka-nya bersemu merah menahan marah, Bejo bertanya : "Lalu, kamu kamu mau, bikinin dia martabak telor ala india ?"

Sambil ngeloyor masuk ke rumah, dengan santainya Cecilia menjawab : "Yeeee.. emangnya aku penjual martabak ??!!"

*Bejo ngunyah koran sambil kepalanya berasap*



Selasa, 06 Mei 2014
Posted by Gudang Humor

Relakanlah...

Pada suatu sore yang cerah, ketika sedang jalan-jalan Bejo menemukan sebuah dompet yang tebal.  Sambil penuh dengan perasaan yang berkecamuk bergemuruh tiada tentu, Bejo-pun segera pulang ke rumah untuk memeriksa isi dompet tebal tersebut. Sesampainya di rumah, di bukalah dompet yang tadi ditemukan dijalan itu yang ternyata isinya adalah sejumlah uang yang lumayan cukup banyak dan beberapa surat penting.

Lalu sambil gemeteran karena gugup, Bejopun menelepon stasiun radio.

Bejo : "Halo penyiar... saya menemukan dompet nich... isinya uang 5 juta, kartu kredit, kartu atm, Katepe dan SIM..."

Penyiar Radio : "Wah... ceritanya kamu mau buat pengumuman dan pengen balikin itu dompet yah ?? Hebat !! Jujur sekali kamu... "

Bejo : "Nggak koq... saya cuman mau request lagu... Kalau ada yang judulnya "RELAKANLAH!!"


Selasa, 29 Oktober 2013
Posted by Gudang Humor

Cerita Panas

Seperti biasa, setiap libur kuliah, aku selalu menginap di rumah om Wahyu yang di Bogor.

Kebetulan, liburan kali ini, Om Wahyu lagi dinas keluar kota. Yang ada hanya Tante Lisa, karena memang mereka belum punya anak.

Om Wahyu memang meskipun biasa-biasa saja, tapi sangat beruntung. Dia mempunyai istri yang sangat cantik dan berbody montok aduhai yang akan membuat semua mata lelaki tak akan pernah terlepas pandangannya ketika melihat kebohayan body Tante Lisa.

Karena Om Wahyu sedang dinas luar kota, maka di rumah itu tinggallah aku dengan Tante Lisa.

Malam itu, cuaca sangat tidak bersahabat. Hujan deras dengan cahaya petir yang berkilat-kilat. Aku masuk kerumah dalam keadaan basah kuyup karena kehujanan. Kaos putihku jadi transparan memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhku dan perutku yang sixpack. Aku memang rajin berolahraga membentuk tubuh, hingga badanku terbentuk dengan bagus dan banyak yang memujinya. Aku cukup bangga dengan hal tersebut.

Pas waktu aku masuk rumah dalam keadaan basah kuyup, di ruang tamu ternyata ada Tante Lisa yang lagi duduk sambil baca majalah, Tante Lisaa saat itu cuma memakai baju tidur yang tipis dengan belahan dada yang rendah.


Melihat kedatanganku dengan keadaan basah kuyup dan baju putih transparan yang mencetak memperlihatkan tubuhku yang tegap Tante Lisa beberapa kali melirik ke arahku. Sepertinya dia tidak bisa menyembunyikan kekagumannya.

Tante Lisa berdiri dan menghampiriku, lalu "Cepet kamu ganti baju, nanti kamu sakit lochh..." kata Tante Lisa dengan halus...  Tatapan matanya membuatku merasa seperti lain. SEERRR...darahku serasa mendidih melihat belahan dada Tante Lisa yang ranum.

Lalu aku masuk ke kamar dan melepaskan semua pakaianku. Tiba-tiba Tante Lisa masuk dan melihatku yang hanya ber'celana-dalam'  saja, kulihat ditangannya membawa segelas susu panas. Tante Lisa mendekatiku dan tiba-tiba...
.
.
.
.
.
.
.
.
BYUUURRRR...
Tante Lisa terpeleset dan susu panas digelas menyiram wajahku, lalu aku berteriak kepanasan...

--SEKIAN--

Sabtu, 28 September 2013
Posted by Gudang Humor

Ikuti Kami Via E'mail

Nyang Lucu Terbaru

[Get This]

Sobat Gudang Humor

Diberdayakan oleh Blogger.

Yang lagi Pada Ketawa

Flag Counter

- Copyright © Gudang Humor -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -